Bangga Dong Jadi Muslim. . .

“Islam akan kembali menjadi asing sebagaimana permulaan dulu”

Hmm..
Jika kita menemukan seorang alim, kita dapati dia terfitnah oleh dunia, cinta popularitas dan kedudukan.
dan jika kita menemui seorang ahli ibadah, kita dapati dia merasa telah mencapai tingkat ibadah tertinggi. Padahal dia tidak paham ibadah yang terendah sekalipun, maka bagaimana dia bisa sampai pada tingkat ibadah yang tertinggi.

“Tanpa agama manusia binasa
Tanpa ilmu manusia buta
Tanpa iman manusia sengsara
Tanpa ukhuwah manusia tersiksa”
(Hijjaz ~ Tanpa Agama)

Hari ini kita makin jauh dari kebaikan. cahaya kebaikan itu semakin redup. Jendela-jendela kebaikan sudah nampak kusam dan tidak terawat. Sementara yang nampak mentereng adalah pintu-pintu dosa yang dilapisi emas.
Disaat seperti itulah, terasa sulit untuk bertahan dengan komitmen yang kuat pada islam. Sementara kita di tuntut untuk bangga terhadap islam yang agung ini.
Justru disinilah masalahnya. tidak mungkin kita akan mendalami islam dan lebih dekat, dan selalu dekat pada Alloh tanpa bangga
terlebih dahulu.

“Ada agama datangnya pelita
Ada ilmu datangnya harta
Ada harta datangnya derma
Ada ukhuwah datangnya saudara”
(Hijjaz ~ Tanpa Agama)

Keterikatan batin dengan islam menjadikan semua aktivitas hidup berorientasi selalu untuk islam. walau berbeda aktivitas, tetapi tetap satu untuk islam. Dari mulai derai tawa hingga urai airmata. Dari pagi buta hingga hingga senja. Semuanya untuk islam. Kebanggaan pada islamlah yang mengawalinya.

Islam ini semua membanggakan. Semua sisinya mengagumkan. Setiap sudutnya menebarkan cahaya dan kedamaian. Yang hari ini menjadi barang langka yang tiba-tiba hilang.

Nabi tidak pernah salah ketika mengatakan,”Dua ajaran islam yang membuat orang-orang yahudi iri,adlah ucapan amin dan salam”.

Amin dan Salam…
keduanya adalah do’a.Do’a yang dibaca dalam keseharian muslim. Lebih dari itu, amin adalah suara kebersamaan. Sementara salam adalah menebarkan keselamatan dan kedamaian dalam masyarakat islam.

“Salam salam salam
Tebarkan salam
Tak pake senyuman, itu boong-boongan”
(Launun ~ Tebarkan Salam)

kini salam itu hampir saja musnah dari lisan kita. Jarang juga terdengar dalam setiap perjumpaan di jalan dengan sahabat, teman, atau tetangga.
Padahal seharusnya salam itu bukan hanya bukan hanya untuk mereka yang kita kenal. Tapi siapa saja muslim walau tidak pernah kita kenal.
Maka ucapkanlah salam.

“Salam sambung silaturahmi
Menumbuhkan cinta di hati
Salam jangan dinanti-nanti
Tapi sambut sendiri”
(Launun ~ Tebarkan Salam)

“Bacalah salam kepada yang kamu kenal ataupun yang tidak kamu kenal”, sabda Nabi SAW.

Dan bersyukurlah kita, kata amin masih terdengar dari setiap jama’ah sholat. semoga saja kebersamaan juga terbentuk bersama kata-kata amin yang selalu di ucapkan bersama selepas imam sholat.

Pernah kita menemukan seseorang yang tak bangga dengan ciri khas keislamannya, seperti tidak percaya dirinya dengan menonjolkan kepribadian keislamannya. Misalnya anak muda yang merasa sangat risih jika mengenakan busana muslim sebagai ciri kemuslimanya.

Bangga dengan islam itu harus.
Rasa bangga itu bak tunas yang tak akan besar,dan bahkan bisa layu jika tidak terus kita sirami. Disirami dengan berani menghidupkan ibadah wajib dan sunah dengan berbagai resikonya. Seperti Imam Waki yang dikenal begitu rajin beribadah mulai dari sholat, puasa, dan ibadah lainnya ketika ditanya apa yang melandasi perbuatannya itu, ia menjawab,”karena senangnya aku dengan islamku ini.

“Agama Islam agama yang suci
Mari bersama kita hayati
Untuk mendapat keredhaan Ilahi
Mudah-mudahan kita diberkati”
(Hijjaz ~ Tanpa Agama)

Sebagai muslim kita harus bangga dengan islam.
tetepi sebagai manusia, tidak boleh kita bangga dengan “kemanusiaan” kita, yang dapat menjerumuskan pada kesombongan.
setinggi apapun kita, tidak mungkin kita bisa menyamai tingginya gunung.
dan sehebat apapun kita, tidak mungkin mampu menembus bumi.

download OST. untuk tulisan ini..

Tanpa Agama – Hijjaz.. klik DISINI

Tebarkan Salam – Launun.. klik DISINI

.::Hidup Lebih Berarti Dengan Berbagi::.


2 thoughts on “Bangga Dong Jadi Muslim. . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s